5 Saran untuk Ibu Menyusui

“Menyusui memastikan penguatan ikatan cinta antara ibu dan bayi. Pemberian ASI yang benar sangat penting bagi bayi untuk mendapatkan manfaat dari ASI, yang efektif dalam perkembangan mental dan fisik. Hal ini diperlukan untuk memastikan bahwa bayi memenuhi kebutuhannya. ibu sesegera mungkin setelah lahir. Departemen Ginekologi dan Kebidanan. Op. Dr. Gülbin İşgören memberikan nasihat untuk ibu menyusui. "

1- Percaya bahwa Anda dapat menyusui

Salah satu syarat penting keberhasilan menyusui adalah ibu yakin akan mampu menyusui dan rasa percaya diri yang tinggi. Dukungan pasangan juga diperlukan untuk mencapai hal ini. Selain itu, sikap orang lain dalam membantu merawat bayi juga harus mendukung sang ibu. Ketakutan terbesar dari ibu baru dan belum berpengalaman adalah ketidakcukupan dalam perawatan bayi. Dalam kaitan ini, dukungan positif dari orang-orang yang dekat dengan ibu menjadi penting.

2- DAPATKAN DUKUNGAN AHLI SEBELUM MENYUSUI

Ibu sebaiknya mendapatkan informasi dari dokter spesialis tentang teknik menyusui yang benar. Puting pecah-pecah dan luka, yang biasanya terjadi akibat pemberian ASI yang tidak tepat, sangat menyakitkan bagi ibu dan juga dapat mencegah berlanjutnya menyusui. Berbagai krim dapat digunakan untuk mencegah atau mengobati stretch mark. Dalam kasus di mana puting tidak cocok untuk menyusui, latihan puting dan puting silikon mungkin lebih disukai. Jika ibu kembali bekerja selama masa menyusui, dukungan ahli juga harus diperoleh dalam hal kondisi pemerahan dan penyimpanan serta pemberian ASI kepada bayi.

3- MAKAN GIZI SEHAT UNTUK MENINGKATKAN SUSU

Selama menyusui, tubuh membutuhkan energi tambahan untuk memproduksi ASI. Oleh karena itu, gizi yang cukup dan seimbang penting untuk kesehatan ibu dan bayi. Tidak dianjurkan diet untuk menurunkan berat badan selama periode ini. Bertentangan dengan apa yang diyakini, makanan dengan kandungan gula tinggi seperti baklava dan kue kering Turki dan beragi tidak memiliki efek penambah susu. Makanan ini hanya menyebabkan penambahan berat badan. Dengan pola makan yang sehat, olahraga dan menyusui, sangat memungkinkan untuk mencapai berat badan ideal dalam waktu 6 bulan hingga 1 tahun setelah lahir.

4- MINUM 1 CANGKANG AIR SETELAH SETIAP MENYUSUI

Selama proses menyusui, sebaiknya ibu mengkonsumsi sumber protein yang berkualitas dan mengkonsumsi vitamin dan mineral dalam jumlah yang cukup. Rata-rata 2,5-3 liter air harus dikonsumsi sehari, 1 gelas air harus diminum setiap selesai menyusui. Makan makanan kaya kalsium, menghindari makanan siap saji olahan, jus buah segar dan minuman seperti ayran harus lebih disukai daripada jus buah siap pakai dan minuman berkarbonasi. Selama periode ini, konsumsi teh dan kopi harus dibatasi; Teh herbal seperti adas, linden, dan kamomil harus diminum. Jika memungkinkan, program nutrisi yang sesuai harus direncanakan di bawah kendali ahli gizi.

5- TINGGAL JAUH DARI MAKANAN PEMBUAT GAS

Untuk kelangsungan ASI, sebaiknya ibu menyusui tidak terlalu lelah dan kurang tidur. Saat bayi tidur, penting bagi ibu untuk tidur juga. Sedangkan kebutuhan bayi, seperti bersendawa, atau keperluan lain di rumah sebaiknya ditangani oleh pasangan atau orang lain yang dapat membantu perawatan bayi. Jika bayi mengalami masalah gas, makanan seperti brokoli, kol, kembang kol, tomat, bawang merah, jeruk, susu sapi, buncis, dan kacang kering harus dihindari.