Apa Penyebab Gatal pada Vagina? 6 Penyebab Gatal pada Vagina

"Gatal vagina adalah kondisi yang sangat tidak nyaman yang sering dihadapi wanita. Spesialis Ginekologi, Kebidanan dan IVF Op. Dr. Betül Görgen, menceritakan apa yang membuat mereka penasaran. Penyebab gatal pada vagina? 6 alasan gatal pada vagina."

1. BAKTERI VAGINAL

Bacterial Vaginosis (BV) merupakan bakteri yang dapat dengan mudah berkembang biak dan memberikan gejala dengan mengubah nilai PH lingkungan di dalam vagina. Namun rasa gatal bukanlah keluhan utama. Gejala utamanya adalah keluarnya cairan, bau tak sedap dan iritasi. Ini akan menyebabkan gatal.

Beberapa gel over-the-counter yang mengasamkan vagina dapat digunakan untuk mengobatinya. Lingkungan asam membunuh bakteri. Jika ini tidak berhasil, Anda harus mencari perawatan medis.

2. LATIHAN DAN ORANG

Eksim dan psoriasis adalah masalah kulit yang terjadi karena alergi dan alasan autoimun. Eksim biasanya terjadi di daerah selangkangan dan lipatan, tetapi bisa juga ditemukan di labia (bibir). Begitu pula, psoriasis jarang bisa ditemukan di vagina. Dalam kedua kasus tersebut, perlu melamar ke dokter spesialis untuk diagnosis.

3. HUBUNGI DERMATITE

Setelah beberapa hari menggunakan pelembab baru, apakah kulit Anda mengalami pengelupasan, kemerahan dan kekeringan? Hal yang sama bisa terjadi di vagina Anda. Sabun, deterjen, mandi busa, dan pakaian dalam lainnya dapat menyebabkan dermatitis kontak dan gatal-gatal.

Saat Anda merasa tidak nyaman dan gatal di sekitar vagina, pertimbangkan apakah itu sesuatu yang baru saja Anda gunakan. Pembalut, kondom, tampon, krim penghilang bulu, dan bahkan kertas toilet dapat menyebabkan dermatitis.

4. INFEKSI JAMUR

Infeksi jamur yang disebabkan oleh pertumbuhan berlebih dari genus jamur yang disebut Candida adalah salah satu alasan pertama yang muncul di benak Anda saat rasa gatal dimulai. Memang, 75 persen wanita pernah mengalami infeksi jamur setidaknya sekali seumur hidup mereka.

Keputihan seperti keju, vulva merah / kulit vagina dan gatal-gatal adalah gejala utama dari infeksi ini.

Untuk menghindari infeksi, penting untuk menghindari pakaian yang ketat dan pakaian yang kering segera setelah olahraga.

Hanya 1/3 wanita dengan infeksi jamur yang mengeluh gatal dan iritasi. Oleh karena itu, penggunaan obat tanpa resep dapat menunda pengobatan.

5. PENYAKIT MENULAR SEKSUAL

Gatal adalah gejala yang lebih jarang dari penyakit menular seksual, namun tetap harus dipertimbangkan di antara kemungkinan penyebabnya. Gatal sering terjadi pada infeksi Trichomonas (parasit) dari kelompok penyakit ini. Infeksi ini dimanifestasikan oleh pelepasan yang intens dan iritasi. Memulai pengobatan tanpa penundaan setelah diagnosis mencegah kambuhnya infeksi.

Kutil kelamin, herpes genital, dan infeksi klamidia juga bisa terasa gatal.

6. HORMON

Anda mungkin mengeluh gatal selama periode yang menyebabkan perubahan dan fluktuasi kadar hormon (periode menstruasi, kehamilan, menopause dan penggunaan pil KB). Selain gatal, vagina kering juga memperparah gejalanya.

Dengan menggunakan pembalut dan cucian organik, menghindari pancuran beraroma akan mempermudah perawatan.