Tips Meningkatkan Sukses dalam Diet Puasa Intermiten

"Karena minat pada puasa intermiten meningkat baru-baru ini, hal ini menjadi masalah keingintahuan tentang bagaimana mencapai efisiensi terbaik dalam proses penurunan berat badan dan apa yang harus diperhatikan saat berdiet."

Meski beberapa ahli mengatakan puasa intermiten memperlambat metabolisme, profesor nutrisi Krista Varady, yang telah mempelajari puasa intermiten di University of Illinois di Chicago selama 12 tahun, menyatakan bahwa puasa intermiten tidak menyebabkan gangguan makan atau melambatnya metabolisme.

Varady mencatat bahwa lima hari pertama puasa berselang cukup sulit, tetapi ketika tubuh terbiasa dengan jenis makanan ini, sebenarnya menjadi sangat mudah.

Jadi bagaimana Anda bisa meningkatkan peluang Anda untuk sukses dalam puasa berselang?

Pertama-tama, selalu konsultasikan dengan dokter sebelum memulai diet.

Varady; Dia mencatat bahwa puasa intermiten tidak berlaku untuk semua orang, termasuk penderita diabetes tipe 1, wanita hamil, dan wanita yang sedang menyusui. Dia juga mengatakan bahwa orang dengan gangguan makan berlebihan akan cenderung makan berlebihan, sehingga jenis diet ini tidak cocok untuk mereka.

1. Bagaimana saya bisa menekan rasa lapar saya selama puasa berselang?

Konsumsilah makanan berserat tinggi seperti kacang-kacangan, almond, buah dan sayur, serta makanan berprotein tinggi seperti daging, ikan, dan tahu.

Minum banyak air. Saat orang benar-benar haus, mereka mengira mereka lapar.

Minumlah teh herbal kopi hitam, teh, kayu manis atau licorice. Minuman ini memiliki efek penekan nafsu makan.

2. Kapan saya harus berolahraga?

Varady dan rekannya melaporkan bahwa para pelaku diet sebenarnya merasa lebih energik selama hari-hari puasa. Karena itu, berolahragalah sebelum makan. Karena jika Anda merasa lapar setelah latihan dan tidak makan apa pun, Anda mungkin akan kesulitan mengikuti rencana.

3. Bolehkah melewatkan sarapan?

Varady mengatakan ya untuk pertanyaan ini.

Faktanya, sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2015 mengungkapkan bahwa sarapan bukanlah makanan penting untuk menurunkan berat badan.

Analisis lain oleh peneliti obesitas dan nutrisi David Allison menemukan bahwa tidak ada data ilmiah yang mendukung hubungan pasti antara sarapan dan penurunan berat badan atau sarapan dan penambahan berat badan.

4. Bagaimana saya bisa melawan perasaan energi rendah atau fokus rendah selama berpuasa?

Coba minum kopi hitam: Ini membantu meningkatkan konsentrasi dan energi dan hampir tidak mengandung kalori.

Tarik napas dalam-dalam dan istirahatkan diri Anda: Perhatian penuh dan beberapa meditasi bisa membantu Anda merasa lebih baik selama periode puasa.