Manfaat Daun Bawang

"Apa saja manfaat daun bawang? Bagaimana cara memilihnya? Bagaimana cara memeliharanya? Ini jawaban untuk semuanya ..."

Manfaat Daun Bawang

Daun bawang, yang terkait erat dengan bawang putih dan bawang merah, termasuk dalam keluarga "allium". Meskipun daun bawang termasuk dalam kategori “jika tidak, saya tidak akan memanggil” bagi banyak orang, namun di antara makanan yang para ahli rekomendasikan untuk lebih sering dikonsumsi karena manfaat kesehatannya. Selain itu, jika Anda sedang diet, saya ingin mengingatkan Anda bahwa 1 daun bawang (utuh) hanya memiliki 50 kalori. Daun bawang yang kaya akan serat nutrisi yang mengatur pencernaan, juga merupakan sumber vitamin A, C, K dan B6 yang sangat baik. Satu-satunya kelemahan daun bawang adalah kandungan natriumnya yang tinggi. Jika Anda memperhatikan jumlah natrium yang Anda konsumsi, sebaiknya jangan terlalu banyak mengonsumsi daun bawang.

Apa Manfaat Daun Bawang?

Pembuluh darah: Flavonid yang disebut "kaempferol", yang telah didokumentasikan oleh banyak penelitian, berlimpah di daun bawang. Bahan ini melindungi lapisan vena terhadap molekul oksigen yang terlalu aktif dan faktor perusak lainnya. Dalam beberapa penelitian, hasil telah diperoleh bahwa "kaempferol" meningkatkan produksi oksida nitrat dan dengan demikian mengurangi vena. Dengan keistimewaan tersebut, daun bawang menjadi salah satu sayuran yang bisa dikonsumsi untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Folat: Daun bawang mengandung "5-methyltetrahydrofolate" yang merupakan folat bioaktif. Selain menjadi vitamin yang menonjol terutama selama kehamilan, folat berkontribusi pada penurunan kadar asam amino "homosistein", yang membuka jalan bagi penyakit kardiovaskular.

Antioksidan: Daun bawang mengandung "polifenol" yang merupakan antioksidan kuat. Antioksidan ini melindungi tubuh kita dari radikal bebas yang menjadi predisposisi berbagai penyakit kronis.

Vitamin dan mineral: Kaya vitamin K, A, C, B6, mineral mangan dan zat besi, daun bawang berguna untuk berbagai keperluan, mulai dari memberikan energi untuk tubuh kita dan berkontribusi pada perkembangan tulang dan jaringan.

Kesehatan tulang: Daun bawang kaya akan vitamin K, yang berperan penting dalam kesehatan tulang dan pengaturan aliran darah. 100 gram daun bawang hampir cukup untuk memenuhi setengah dari kebutuhan vitamin K harian. Vitamin K mengaktifkan protein yang disebut "osteocalcin", yang sangat penting untuk kesehatan tulang.

Kesehatan mata: Komponen yang disebut "lutein dan zeaxanthin" yang ditemukan dalam daun bawang melindungi sel mata dari stres oksidatif. American Optometric Association mencantumkan daun bawang, serta kangkung, bayam, kacang polong, dan brokoli, di antara makanan yang harus dikonsumsi untuk mengurangi risiko katarak yang terkait dengan usia lanjut.

Nilai Gizi Daun Bawang

100 gram daun bawang mentah;

54 kalori

18 mg natrium

2 g serat makanan

3 g gula pasir

1484 IU vitamin A

10,7 mg vitamin C.

0,8 mg vitamin E.

41,8 mcg vitamin K.

0,4 mg niasin

0,2 mg vitamin B6

57 mcg folat

52,5 mg kalsium

1,9 mg zat besi

24,9 mg magnesium

31,2 mg fosfor

160 mg kalium

0,1 mg seng

0,1 mg tembaga

0,4 mg mangan

Mengandung 0,9 mcg selenium.

Daun bawang mentah dalam jumlah yang sama juga mengandung 88,1 mg omega 3 dan 59,6 mg asam lemak omega 6.

Bagaimana Cara Memilih dan Mengawetkan Daun Bawang?

Daun bawang yang baik harus memiliki daun hijau tua dan bagian bawah berwarna putih. Seharusnya tidak ada pembusukan, retakan atau kekuningan pada daun atau bagian putih yang mengelilingi bagian luar. Daun bawang dapat ditemukan setiap bulan sepanjang tahun, tetapi waktu terbaik adalah dari musim gugur hingga awal musim semi. Daun bawang segar harus disimpan di lemari es tanpa dicuci. Dengan cara ini bisa menjaga kesegarannya antara 1 minggu hingga 10 hari. Menyimpannya di dalam tas membantu sayuran mempertahankan kelembapannya. Sebaliknya, daun bawang yang dimasak cukup mudah busuk, sehingga tidak boleh disimpan lebih dari 2 hari, bahkan di lemari es. Setelah merebus daun bawang selama 2-3 menit, Anda bisa memasukkannya ke dalam deep freezer dan menyimpannya selama 3 bulan. Namun, jika Anda menggunakan cara ini, rasa dan tekstur akan sedikit berubah saat Anda mengeluarkannya dari freezer dan dimasak.

Akibatnya, daun bawang; Ini adalah sayuran yang menonjol dengan manfaat kesehatannya dan harus dimasukkan ke dalam makanan Anda dengan vitamin, mineral, dan antioksidan penting yang dikandungnya. Selain itu, jika tidak suka mengonsumsi bawang bombay atau bawang putih, Anda bisa mengonsumsi daun bawang dari keluarga yang sama sebagai alternatif pengganti tersebut.

Sumber: makanan enak