Apakah bayam beracun? Keracunan Bayam dalam 6 Pertanyaan

Bayam adalah salah satu sayuran yang paling bermanfaat di antara sayuran musiman. Spesialis Penyakit Dalam dan Nefrologi Pusat Kesehatan Anadolu Dr. Enes Murat Atasoyu, yang menggarisbawahi ketakutan mengonsumsi bayam karena kasus keracunan bayam yang baru-baru ini diamati, "Apakah bayam beracun?" menjawab pertanyaan tersebut dan memberikan informasi tentang keracunan bayam. "

1. Apa yang harus diperhatikan sebelum mengkonsumsi bayam? Bagaimana cara mencuci untuk menghilangkan bahan kimia di dalamnya?

Saat membeli bayam, berhati-hatilah untuk memastikan daunnya segar, daunnya tidak berwarna kuning kecokelatan, tidak ada bercak bercak, dan keutuhan daun utuh. Mengenakan sarung tangan, perlu mencuci daun satu per satu di air yang mengalir dan menyiangi gulma yang bercampur.

2. Apakah ini larutan untuk direndam dalam campuran seperti cuka dan air garam?

Selama budidaya, sayuran dapat terpapar pestisida, pengawet, dan telur serangga yang hidup di dalam tanah. Selain itu, bahan kimia dari hujan, bakteri dalam tanah dapat terjadi pada buah dan sayuran segar.

Meskipun mencuci sayuran yang dibeli dengan baik di air mengalir yang diketahui bersih sudah cukup, merendamnya dalam air cuka adalah solusi yang baik untuk menghilangkan bakteri yang tertinggal di dalam sayuran. Selain itu, sayuran seperti bayam yang dapat dibeli beserta akarnya cocok untuk dicuci setelah dipisahkan dari akarnya. Karena bakteri dapat berpindah ke sayuran dari tangan kita, tangan juga harus dicuci sebelum dan sesudah mencuci sayuran.

3. Berapa lama bayam sebaiknya dikonsumsi? Apakah akan tetap di lemari es selama 2 hari?

Makanan yang dimasak sebaiknya disimpan di luar selama maksimal 2 jam dan kemudian disimpan di lemari es. Jika cuaca sangat panas, makanan tidak boleh dibiarkan di luar lebih dari satu jam. Setelah makanan matang, harus dipanaskan hingga dua kali. Jadi bayam bisa tinggal di lemari es selama 2 hari.

4. Bagaimana Anda tahu jika salad atau makanan bayam Anda rusak?

Adanya bau asam atau tidak sedap dalam makanan, atau hilangnya konsistensi air dapat dianggap sebagai tanda kerusakan.

5. Bagaimana bayam meracuni? Zat beracun (beracun) apa yang terjadi?

Bayam dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada orang yang sensitif terhadap zat yang disebut "histamin" dalam strukturnya. Selain itu, gejala keracunan dapat terjadi akibat pengaruh bakteri, parasit, gulma atau bahan kimia yang mungkin telah mencemari daun selama proses budidaya, pengumpulan, pengangkutan dan penyimpanan bayam.

6. Apa saja gejala keracunan bayam? Kapan berkonsultasi dengan dokter?

Ketika orang dengan sensitivitas histamin makan bayam, gejala seperti nyeri kram di perut, kulit gatal, pilek, hidung tersumbat dapat terjadi.

Jika terdapat bakteri, bahan kimia atau tumbuhan berbahaya yang mencemari daun bayam, dapat timbul mual, muntah, demam, diare, dan gangguan kondisi umum.

Jika terdapat gejala seperti buang air besar berdarah, muntah-muntah hebat, demam terus menerus, perubahan kesadaran, sebaiknya segera dikonsultasikan ke dokter.