Makanan apa yang meremajakan kulit?

"Sangat bermanfaat untuk mengaplikasikannya untuk menemukan kekuatan nutrisi serta mendukung kulit Anda dengan krim dan teknik yang berbeda dari luar!"

Kita semua ingin memiliki kulit yang cantik dan bercahaya. Dalam teknologi saat ini, krim yang disiapkan dengan metode peremajaan kulit skala nano dan non-bedah berkembang setiap hari. Namun, kekuatan nutrisi ada dalam jangkauan kita, selama kita mengkonsumsinya secara seimbang dan waspada. Mari kita lihat nutrisi apa yang akan bekerja untuk kulit yang lebih cerah dan lebih elastis. Namun, jangan lupa bahwa faktor genetik juga efektif dalam hal ini.

Lembutkan kulit Anda dengan kenari: Kacang kenari mengandung asam lemak omega-3 yang meningkatkan elastisitas kulit. Kacang mendukung produksi kolagen dengan tembaga yang dikandungnya. Mengkonsumsi 2-3 butir kenari utuh sebagai camilan setiap hari meningkatkan tekstur kulit.

Sayuran melawan kaki gagakPenelitian telah mengungkapkan bahwa individu yang rutin mengonsumsi sayuran hijau dan kuning memiliki lebih sedikit kerutan, terutama di sekitar mata. Selain itu, karoten yang terdapat pada sayuran berwarna hijau dan oranye diketahui dapat mengurangi sensitivitas kulit terhadap sinar matahari.

Segarkan diri Anda dengan biji bunga matahari: Biji bunga matahari kaya akan vitamin E. Ini melindungi lapisan atas kulit Anda dari sinar matahari. Ini merangsang produksi kolagen, protein yang memberi kekencangan pada kulit. Selama bertahun-tahun, tingkat kolagen di kulit kita menurun, jadi mengaktifkan sistem nutrisi alami kulit ini sangat penting. Segenggam kecil biji bunga matahari bisa dimakan sehari.

Haluskan dengan kacang merah: Kacang merah memiliki kandungan seng yang tinggi. Studi menunjukkan bahwa ada hubungan antara kadar seng yang rendah dan noda serta luka pada kulit. 100 gram perhari untuk kehalusan kulit anda. Anda hanya perlu mengonsumsi kacang merah.

Seimbangkan warna Anda dengan kedelai: Latte yang disiapkan dengan susu kedelai atau salad dengan kecambah kedelai mencegah perubahan warna yang berbeda pada kulit. Kedelai, dengan mineral dan protein yang dikandungnya, meningkatkan pigmentasi pada kulit dan juga mencegah timbulnya bintik-bintik akibat sinar matahari.

Tampil lebih muda dengan oat: Oat mengandung lebih banyak daging daripada biji-bijian lainnya. Ini juga di antara sumber vitamin B kelompok yang baik dengan zat besi, mangan, seng dan vitamin E, tiamin, niasin, riboflavin, folat. Itu membuat gula darah seimbang dengan kandungan seratnya yang tinggi. Ketidakseimbangan gula darah meningkatkan kadar androgen dalam tubuh dan menyebabkan keriput. Oat juga membantu menyembuhkan luka pada kulit.

Atasi ruam dengan teh hijau: Zat yang disebut "epi-gallo-catechin-3-gallate" dalam teh hijau dan disingkat EGCG mengurangi terjadinya kemerahan. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa teh hijau melawan infeksi di dalam tubuh.

Perisai dengan buah delima: Delima adalah sumber antioksidan yang sangat baik. Polifenol yang terkandung dalam buah delima melawan radikal bebas dan mengatur aliran darah di kulit, membuat kulit menjadi merah muda. Berhati-hatilah untuk mengonsumsi delima ukuran sedang atau segelas teh jus delima setiap hari.